Visit Batang "an Old District Land Javanese Culture"
Anda diperbolehkan mengutip atau mengambil informasi dari blog ini dengan tetap mencantumkan alamat kami http://batanggallery.or.id

Sabtu, 02 Februari 2013

Yoni Pengilon Kemesu Reban

dok. Sony Mahewal | Yoni Kemesu Reban

dok. Sony Mahewal | Yoni Kemesu Reban

Di daerah kebun kopi milik Bapak Suharno dekat pemakaman dukuh Pengilon desa Kemesu kecamatan Reban (koordinat -7.0696, 109.90062) ketinggian 693 mdpl terdapat batu yang sekilas mirip dengan meja. Akan tetapi sebenarnya batu ini adalah sebuah Yoni dengan posisi tengkurap atau terbalik. Dahulu yoni ini menampung air, air yang tertampung di lubang tempat lingga yoni ini jernih hingga dapat memantulkan bayangan mirip cermin sehingga warga menyebutnya dengan "watu pengilon". Hal ini serupa dengan keberadaan yoni Silarum Tersono yang terletak di tengah sawah yang kemudian warga juga menamainya dengan lumpang pengilon.

Dilihat dari ukurannya tidak jauh beda dari ukuran yoni di Batu Putih Kalisari Reban yang letaknya berbatasan langsung dengan desa Kemesu. Sebagian telah terpendam tanah karena telah lama dibiarkan seperti itu.

Informasi yang diperoleh dari Pak Soidi bahwa dahulu pantulan cahayanya dapat membutakan mata hingga orang tak dapat melihat. Yoni ini dahulu memiliki kekuatan mistik hingga setiap sapi/kerbau yang melihat pantulan sinar dari air yang tertampung di watu pengilon ini menjadi gila. Kemudian oleh warga sekitar yoni yang dikenal watu pengilon ini dibalik agar hewan pembajak sawahnya tidak menjadi gila.

Sekilas tentang dukuh Pengilon.
Dukuh Pengilon masuk dalam wilayah administratif desa Kemesu kecamatan Reban. Nama dukuh ini diambil dari Yoni yang dikenal masyarakat Batu Pengilon. Dukuh ini berada di pinggir Jalur Limpung - Bawang.

Observasi : Lukman & Heru Setiawan
Deskripsi : Lukman Hadi Lukito

2 komentar :

Ide, pesan, kiritik dan saran Anda sangat berarti untuk pengembangan Batang Gallery.